logo
  home  contact  sitemap  
Selamat Datang di Website Resmi Kajian Lingkungan Hidup Strategis - KLHS, Kementerian Lingkungan Hidup..

Berita

Pencegahan Bencana Dimulai Dari Pemberian Izin Membangun

03 February 2014

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pakar Hukum Lingkungan Universitas Negeri Semarang (Unnes) Sonny S Wicaksono SH MHum mengatakan, faktor perizinan lingkungan hidup (fungsi administratif) memegang peran yang sangat penting sebagai usaha dalam rangka pencegahan (tindakan preventif) terhadap kerusakan lingkungan hidup.

 

"Penegakan hukum secara administratif itu garda utama untuk mengantisipasi dampak kerusakan lingkungan. Melalui Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) No 32 tahun 2009 sebenarnya sudah dapat mendapat payung hukum, akan tetapi secara struktur dan kultur hukum yang sering diabaikan," ungkapnya.


Tahan Abrasi Pantai, BLH Kabupaten Bengkalis Fokus Tanam Mangrove

30 January 2014

BENGKALIS-Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis terus memberdayakan masyarakat untuk mdnukung program pengelolaan lingkungan hidup, terutama yang berkaitan dengan program antisipasi abrasi. Salah satunya dengan melakukan penanaman dan rehabilitasi mangrove di sepanjang pesisir pantai Bengkalis.

 

"Dalam beberapa tahun terakhir, program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup terus kita lakukan. Alhamdulillah, sudah banyak masyarakat di desa-desa yang sangat mendukung program tersebut," kata Kepala BLH Bengkalis, H. Arman AA melalui Kepala Sub Bidang Pengembangan Lingkungan, Norman. 


Hutan Asia Tenggara dirambah sejak ribuan tahun lalu

29 January 2014

Jakarta (ANTARA News) - Manusia sudah merambah dan memanfaatkan hutan hujan perawan di kawasan Asia Tenggara sejak ribuan tahun lalu, demikian menurut hasil studi yang dipublikasikan di Journal of Archaeological Science.

 

Menurut hasil studi, hutan yang sekarang berada di wilayah Borneo, Sumatera, Jawa, Thailand dan Vietnam sudah mulai dibakar dan dimanfaatkan untuk mengembangkan tanaman pangan sejak 11.000 tahun lalu, segera setelah masa es berakhir. "Sejak lama hutan di Timur Jauh dipercaya sebagai belantara perawan, tempat manusia punya pengaruh minimal. Kendati demikian, temuan kami mengindikasikan adanya sejarah gangguan vegetasi," kata Chris Hunt, ahli paleoekologi dari Queen's University of Belfast di Irlandia yang melakukan studi tersebut. 


Pemanfaatan lahan gambut tak rusak lingkungan

27 January 2014

Perlindungan lahan gambut

Jakarta (ANTARA News) - Seorang pakar menyatakan pemanfaatan lahan gambut dapat menjawab berbagai persoalan global, seperti ketahanan pangan, energi, serta perubahan iklim bila dilakukan dengan penerapan ilmu dan teknologi yang tepat.

 

"Jadi salah besar anggapan orang yang mengatakan lahan gambut kalau dimanfaatkan untuk budidaya tanaman itu akan merusak lingkungan. Itu pemahaman yang keliru," kata pakar lahan gambut dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Sunarwidi di Jakarta, Minggu. Menurut dia, semua jenis tanah bisa dimanfaatkan untuk budidaya tanaman dan tidak akan mengganggu ekologi apabila menggunakan teknologi yang tepat. 


Pernyataan Sikap Bersama Tolak Reklamasi Pantai untuk Selamatkan Pesisir Indonesia

23 January 2014

JAKARTA, Berita HUKUM - Sebagai negeri bahari dengan panjang pantai mencapai 81,000 km, mestinya wilayah pesisir merupakan potensi besar yang dimiliki oleh bangsa ini dengan seluruh kekayaan alam di dalamnnya dan memiliki fungsi ekologis yang tidak terhingga untuk hari ini dan generasi yang akan datang.

 

Sayangnya, kawasan pesisir yang memiliki fungsi ekologis yang tinggi terancam dengan berbagai kebijakan pembangunan. Salah satunya adalah proyek reklamasi di berbagai wilayah, antara lain Teluk Benoa, Teluk Palu, Teluk Kendari dan Teluk Jakarta. Sementara Perubahan Undang undang No. 27 tahun 2007 tentang Pesisir dan Pulau Pulau Kecil, tidak memproteksi kawasan pesisir Indonesia dari proyek reklamasi.